Posted By Selly Nur Rohmah
Serasa buta hampir satu semester ini aku rasanya. Dibuat penasaran oleh sosok yang tak ku kenal namun sangat menawan. Penasaran ini tak kunjung hilang apalagi bila bertemu dengannya. Agak berlebihan jika ku sebut bertemu, hanya papasan saja. Tapi memang benar, ini tak kunjung hilang malah semakin menguat. Meski hanya memandang dari kejauhan, aku senang hari ini masih bisa melihatnya. hanya do’a yang ku ucap, “ya Tuhan, buatlah ini salah satu saat terbaik ku melihatnya.”
Sulit untuk didekati apalagi dimiliki, aku hanya ingin coba mengerti mengapa dia yang tak ku kenal bisa membuat hati ku tak berhenti bergetar saat ku tatap matanya sepintas. Senyum kecilnya membayangi malam-malam ku. Dan yang lebih gilanya lagi, aku bisa membuat keadaan agar aku bisa bertemu dengannya. Pernah ku ikuti dia berjalan, ternyata dia menemui seorang perempuan cantik berambut panjang yang manis sekali wajahnya. Mungkin seketika wajah ku seperti dompet lusuh, kumel dan dekil melihat pemandangan itu. Sedikit penyesalan memang tapi ini tetap saja tak membuat rasa ingin tahu ku menurun.
Inikah namanya jatuh cinta dan aku berperan sebagai pengagum rahasia ? Aku tak tahu apa namanya. Sedikit demi sedikit aku beranikan untuk lebih dalam menatap matanya saat berpapasan. Lagi, hanya senyuman kecil yang ia lemparkan dan kali ini aku membalasnya. Ohhh, jantung ku berdegup kencang !!
Menengok dan sekali menengok, dia memandang ku !! Ini takkan terlupakan oleh ku. Laki-laki berkacamata itu pelan-pelan hilang dari mata ku. Mungkin ini bisa menjadi tenaga tambahan ku hari ini dan penuh senyuman.


















0 komentar:
Posting Komentar